PENINGKATAN KEMANDIRIAN PESERTA DIDIK TUNAGRAHITA MELALUI PENERAPAN OLAHRAGA BOCCIA DI SLB KASIH IBU PEKANBARU

Main Article Content

Radiatul Zahra P
Novri Gazali

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kemandirian peserta didik tunagrahita melalui penerapan olahraga boccia di SLB Kasih Ibu Pekanbaru. Jenis penelitian yang digunakan adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilaksanakan dalam dua siklus. Setiap siklus terdiri atas tahap perencanaan, pelaksanaan tindakan, observasi, dan refleksi. Subjek penelitian berjumlah 15 peserta didik tunagrahita. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi menggunakan rubrik penilaian kemandirian yang meliputi kemampuan memegang bola, mengangkat bola, melempar bola, mengarahkan bola mendekati pallina, dan menentukan hasil lemparan terdekat dengan pallina. Analisis data dilakukan secara deskriptif kuantitatif menggunakan nilai rata-rata dan persentase ketuntasan belajar. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan olahraga boccia mampu meningkatkan kemandirian peserta didik tunagrahita. Pada Siklus I diperoleh rata-rata nilai sebesar 73,67 dengan ketuntasan klasikal 46,67%, di mana 7 peserta didik telah mencapai Kriteria Ketuntasan Minimal (KKM). Setelah dilakukan perbaikan pembelajaran pada Siklus II, rata-rata nilai meningkat menjadi 82,33 dengan ketuntasan klasikal 86,67%, di mana 13 peserta didik telah mencapai KKM. Terjadi peningkatan rata-rata nilai sebesar 8,66 poin dan peningkatan ketuntasan klasikal sebesar 40,00% dari Siklus I ke Siklus II. Dengan demikian, penerapan olahraga boccia terbukti efektif dalam meningkatkan kemandirian peserta didik tunagrahita di SLB Kasih Ibu Pekanbaru.

Article Details

Section
Articles

References

Asri, Nurajab, E., Nur, Y. M., & Agustiawan, A. (2023). Peran Olahraga Pendidikan dalam Meningkatkan Prestasi Olahraga. Jurnal Olympia, 3(2), 1–8. https://doi.org/10.33557/jurnalolympia.v3i2.1739

Dewi, N., Nur Asifa, S., & Sylviana Zanthy, L. (2020). Pythagoras: Pengaruh Kemandirian Belajar Terhadap Hasil Belajar Matematika. PYTHAGORAS: Jurnal Program Studi Pendidikan Matematika, 9(April), 48–54.

Kosasih, E. (2015). Strategi Belajar dan Pembelajaran Implementasi Kurikulum 2013. Bandung. Yrama Widya.

Kusumawati, M. (2015). Penelitian Penjasorkes Pendidikan Jasmani Olahraga dan Kesehatan. Bandung. Alfabeta.

Limas, N. N., Anggraeni, A., Aliansi, A. P., & Wijaya, S. (2024). Mengenal Lebih Dekat Anak Berkebutuhan Khusus Tunagrahita. Sulawesi Tenggara Educational Journal, 4(3), 159–165. https://doi.org/10.54297/seduj.v4i3.827

Nurbani. (2019). Pembelajaran Olahraga Permainan Booce Untuk Mengembangkan dan Melatih Gross Motor Skills pada Siswa Tunagrahita Sedang. Inclusive : Journal of Special Education, 5(1), 69–77. https://doi.org/10.30999/jse.v5i1.897

Pitaloka, A. A. P., Fakhiratunnisa, S. A., & Ningrum, T. K. (2022). Konsep Dasar Anak Berkebutuhan Khusus. Masaliq, 2(1), 26–42. https://doi.org/10.58578/masaliq.v2i1.83

Yulianti, M., & Yudha, I. V. (2025). Koordinasi Mata Tangan Dan Kekuatan Otot Lengan Terhadap Hasil. Jumper: Jurnal Mahasiswa Pendidikan Olahraga, 5(3), 898–907. https://doi.org/10.55081/jumper.v5i3.3744