TINGKAT KONDISI FISIK SISWA EKSTRAKURIKULER FUTSAL SMKN PERTANIAN TERPADU PROVINSI RIAU

Main Article Content

Andrean Rifani Azmi
Ahmad Rahmadani

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat kondisi fisik siswa yang mengikuti kegiatan ekstrakurikuler futsal di SMKN Pertanian Terpadu Provinsi Riau. Olahraga futsal dengan intensitas permainan yang tinggi menuntut kondisi fisik yang optimal, mencakup komponen daya tahan, kekuatan, kecepatan, dan kelincahan. Jenis penelitian ini adalah deskriptif kuantitatif dengan metode tes dan pengukuran. Populasi sekaligus sampel dalam penelitian ini adalah seluruh siswa peserta ekstrakurikuler futsal SMKN Pertanian Terpadu Provinsi Riau yang berjumlah 20 orang laki-laki (total sampling). Instrumen tes meliputi: leg dynamometer untuk kekuatan otot tungkai, squat jump untuk daya tahan otot, lari 50 meter untuk kecepatan, shuttle run untuk kelincahan, dan lari 15 menit untuk daya tahan kardiorespirasi. Hasil analisis data deskriptif menunjukkan bahwa nilai rata-rata keseluruhan dari kondisi fisik siswa adalah 2,8. Berdasarkan norma klasifikasi kondisi fisik KONI, skor tersebut berada pada rentang 2,0–3,9 yang termasuk dalam kategori Kurang. Secara rinci, kekuatan otot tungkai berada dalam kategori kurang, daya tahan otot berkategori cukup, kecepatan berkategori kurang, kelincahan berkategori kurang, dan daya tahan kardiorespirasi berkategori kurang. Dapat disimpulkan bahwa secara umum tingkat kondisi fisik siswa ekstrakurikuler futsal di sekolah tersebut masih belum memadai dan memerlukan program latihan fisik terstruktur yang seimbang dengan latihan teknik

Article Details

Section
Articles

References

Gumantan, A., Mahfud, I., & Yuliandra, R. (2021). Pengembangan Alat Ukur Tes Fisik dan Keterampilan Cabang Olahraga Futsal berbasis Dekstop Program. JOSSAE Journal of Sport Science and Education, 6, 146–155. https://doi.org/10.26740/jossae.v6n2.p146-155

Kamarudin. (2015). Pengaruh Metode Berbeban terhadap Kecepatan Tendangan Sabit pada Atlet Pencak Silat Unit Kegiatan Mahasiswa Universitas Islam Riau. Primary Jurnal Pendidikan Guru Sekolah Dasar, 3(2), 82–84. https://doi.org/https://doi.org/10.33578/jpfkip.v3i2.2498

KONI. (2003). System Monitoring Evaluasi Dan Pelaporan (SMEP) Pelaksanaan Dan Program Hasil Pelatihan Olahraga. KONI Pusat.

Kurniawan, A., & Cendra, R. (2023). Tingkat Kondisi Fisik Siswa Ekstrakurikuler Futsal SMAN 1 Teluk Kuantan. Science and Education Journal, 2(3), 593–598.

Lasma Yunita, Rachman Fadlu, M. K. (2019). TINGKAT KONDISI FISIK PESERTA EKSTRAKURIKULER FUTSAL DI MTS PKP JAKARTA ISLAMIC SCHOOL. 10(1), 1–8. https://doi.org/https://doi.org/10.33558/motion.v10i1.1535

Litardiansyah Bagus Aji, H. E. (2020). Survei Kondisi Fisik Peserta Ekstrakurikuler Futsal Putra dan Putri Sekolah Menengah Atas. 2(6), 331–339. https://doi.org/https://doi.org/10.17977/um062v2i62020p331-339

Prima, P., & Kartiko, D. C. (2021). SURVEI KONDISI FISIK ATLET PADA BERBAGAI CABANG OLAHRAGA. Jurnal Pendidikan Olahraga Dan Kesehatan, 9(1), 161–170.

Supriady, A. (2021). Profil Kondisi Fisik Pemain Futsal Nias KBB. Musamus Journal of Physical Education and Sport (MJPES), 03(02), 141–151. https://doi.org/https://doi.org/10.35724/mjpes.v3i02.3614

Sutiana wibawa Yuga, Kurniawan Febi, Resita Citra, Q. A. (2020). TINGKAT KETERAMPILAN DASAR FUTSAL PADA EKSTRAKURIKULER FUTSAL NIHAYATUL AMAL PURWASARI. 3(Ii), 124–130.